Makalah ini menyelidiki tentang apakah bank syariah bersifat pro-siklik dan apakah berbagai jenis kontrak pembiayaan berperilaku berbeda dalam menanggapi pertumbuhan ekonomi. dengan menggunakan sampel bank syariah di indonesia,hail empiris kami menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
Sebelum dan sesudah gejolak ekonomi akibat pandemi covid-19 bank syariah di indonesia mennikmati pertumbuhan aset yang merooket sayngnya karakteristik kuat bank syariah ini tidak diiringii oleh peningkatan pangsa pasar yang berkelanjutan.