Sejak pemilihanumum presiden Amerika Serikat yang diaksanakan pada tahun 2016, Trump terus memunculkan kebijakan kontroversial yang hanya mempengaruhi hubungan tingkat nasional, termasuk Indonesia
Hingga saat ini, telah lebih 15 tahun sejak resolusi Dewan Keamanan PBB 1325 (2000) disahkan. Beberapa resolusi lainnya sebagai pendukung resolusi tersebut juga telah disepakati.
Pemerintah Inddonesia telah menunjukkan komitmen ke dunia untuk meawan perubahan iklim dengan berkomitmen untuk memotong emidi karbon sebanyak 23% di tahun 2023.
Teori hubungan internasional tradisional cenderung berfokus pada dunia barat. Oleh karena itu, teori-teori tersebut tidak dapat menjelaskan permasalahan kontomporer dalam hubungan antar negara yang pada dasarnya melibatkan berbagai negara.
Sejak tahun 2009, negara-negara di Pasifik menjadi lebih agresif dalam menyauarakan kepentingannya dalam isu-isu yang dianggap krusial bagi mereka, fenomena ini disebut oleh Fry dan Tarte sebagai "Diplomasi Baru Pasifik".