Art Original
Serikat Anjing Gurun
Qadir melempar ranting kurma kering ke tepi sungai . anak anjing yang ia beri nama kalba mengejarnya seketika.pasir-pasir kecil beterbangan mengikuti arah angin . anjing gurun itu berhasil menggigit ranting kurma dan mengembalikanya pada Qadir .langit mendung ketika dari arah tenggara segerombolan penunggang kuda datang mendekat.tampak benar debu-debu pekat menjadi latar mereka;para pria dengan wajah bengis dan serban melingkar di kepalanya."jangan sampai saya lakukan dengan kaki kanan ini,kalau kau tak mau mati tenggelam di sungai itu!" ancam pria yang berlaga seperti pemimpin rombongan ."di mana rumah fatimah? Qadir tidak menangis ia hanya terbatuk karena tersedak debu dari pasir di gurun tempatnya tinggal itu.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain