Art Original
Cerpen koran : Antara industrialisasi dan eksplorasi
Setidaknya ada yang menggelitik saya ketika membaca esai kawan saya ini yang tayang pada harian surabaya post (28 juni dan 5 juli 2009). kawan yang beberapa tahun lalu itu menulis, Pembunuh Cerpenis Adalah Koran setidaknya ingin menyampaikan beberapa gagasan. Pertama, ia menafsirkan perkataan budi darma bahwa kebanyakan Cerpenis sekarang sudah ''mati''. Kedua dan celakanya, ia juga turut memvonis ruang cerpen koran sebagai biang kerok kematian cerpenis. Kala sseorang cerpenis dengan sadar akan mengirimkan karyanya ke koran, sesungguhnya ia sudah berhadapan dengan musuh yang luar biasa.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain