Art Original
Phenomene De Back-Channel Dans L' Interaction Verbale
Semua interaksi verbal membuka peluang untuk menciptakan konflik. Salah satu cara menghindari konflik tersebut adalah penggunaan back-channel, yang merupakan bentuk sinkronisasi pelaku interaksi verbal. Di samping berfungsi sebagai indikator sampainya pesan penutur dan bentuk perhatian dari lawan bicara, back-channel juga dapat berbentuk koreksi, baik oleh penutur sendiri ataupun oleh lawan bicara. Melalui back-channel ini pula keadaan emosi pelaku interaksi verbal dapat terdeteksi. Artikel ini bertujuan membandingkan keadaan emosi Roselyne terhadap dua orang yang diwawancarai. Pada korpus pertama, back-channel sebagai bentuk perhatian dan pengertian hanya dilakukan oleh pewawancara dan frekuensinya tidak sebanyak yang ditemukan di korpus kedua, sedangkan pada korpus pertama hanya ditemukan satu back-channel sebagai koreksi yang dilakukan lawan bicara. Selebihnya berupa auto-koreksi. Pada korpus kedua, back-channel yang sering muncul berupa complétion untuk melengkapi tuturan lawan bicaranya. Hal ini menunjukkan kedekatan emosional dan keharmonisan penutur dan mitra tuturnya pada korpus kedua, dan hal ini kurang terlihat pada korpus pertama
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain