SISTEM AUTOMASI PERPUSTAKAAN

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Fungsi Anekdot Bagi Dosen dan Mahasiswa
Penanda Bagikan

Art Original

Fungsi Anekdot Bagi Dosen dan Mahasiswa


Penggunaan anekdot saat ini tampak semakin marak, termasuk di kampus perguruan tinggi. Hal ini selain karena saat ini sudah banyak anekdot yang dibukukan, juga karena adanya arus keterbukaan sudah mulai dibuka. Oleh karena itu, perlu diteliti apa sebenarnya fungsi anekdot bagi dosen dan mahasiswa di kampus. Pendekatan vang digunakan dalam penelitian ini bersifat holistik, yaitu dengan memandang gejala gejala yang ada sebagai satuan yang masing masing berdiri sendiri tetapi satu sama lain saling berkait dan merupakan suatu kesatuan yang bulat dan menyeluruh. Lokasi penelitiannya adalah Universitas Negeri Semarang, dengan pertimbanagan selain mahasiswa dan dosennya membutuhkan hiburan karena jauh dari kota, juga karena secara kebetulan UNNES merupakan universitas hasil alih fungsi dari IKIP, Hasil yang ditemukan adalah adanya fungsi primer, yaitu fungsi utama anekdot, dan fungsi sekunder. Fungsi utama anekdot bagi dosen dan mahasiswa di Universitas Negeri Semarang adalah sebagai sarana pelampiasan perasaan yang berhubungan dengan ketidaksukaan, ketidakpuasan, kejengkelan, kebencian, kemarahan, dan perasaan-perasaan semacamnya. Ketidaksukaan, kemarahan, dan sebagainya itu ditujukan kepada tokoh-tokoh tertentu. Untuk mahasiswa, rasa tersebut ditujukan kepada sesama mahasiswa, dosen, dan pimpinan; sedangkan untuk dosen rasa tersebut ditujukan kepada sesama dosen dan pimpinan. Tidak ditemukan anekdot yang merupakan luapan kemarahan atau ketidaksukaan dosen kepada mahasiswa. Dari hasil analisis ditemukan lima fungsi sekunder penggunaan anekdot pada mahasiswa dan dosen di Universitas Negeri Semarang. Kelima fungsi tersebut adalah sebagai bahan hiburan pengisi waktu luang, untuk selingan, untuk memunculkan suasana ceria, dan untuk memunculkan suasana keakraban sebagai analogi dalam menjelaskan sesuatu, sebagai contoh dalam menjelaskan sesuatu, sebagai penarik perhatian, dan sebagai alat untuk menilai orang lain.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
Lingua Jurnal Bahasa dan Sastra
No. Panggil
372.6 Lin
Penerbit
Semarang : ., 2004
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
1829 9342
Klasifikasi
372.6
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Vol. 1, No. 1,/Juli 2004
Subjek
LANGUANGE ARTS
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

SISTEM AUTOMASI PERPUSTAKAAN
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?