Text
Peci wasiat sang Kyai
Aku menemukan tiga ekor anjing yang sedang asyik menyantap tubuh gempal. Seekor anjing menyalak tajam mengetahui keadaanku. Aku mencari celah untuk bersembunyi. Namun, kakiku tersandung sebuah benda bulat. Aku mengamatinya lebih dekat. Astaga! Wajah yang tidak begitu asing , Kiai Borek Nawawi, yang tubuhnya sedang asyik dinikmati. Kepala itu buru-buru aku aku masukkan kedalam ember di sebelahku. Kulihat para anjing telah terlelap dengan perut buncitnya...
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain