Text
Pemanfaatan ekstrak Swietenia mahagoni Jacq. sebagai insektisida botani terhadap tingkat mortalitas Plutella xylostella
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi ekstrak bijirnmahoni (Swietenia mahngoni facq.) yang dapat menimbulkan kematian 50 % ulatrndaun kubis (Plutella xylostella) dalam waktu 24 jam dan 48 jam. Pelaksanaanrnpenelitian mulai Oktober samapai Desember 2005 dengan menggunakan metodernanalisis probit. Uji pendahuluan dilakukan untuk mengetahui Lethnl Concentrationrn(LC) dengan perlakukan 0%, 4%, 8%, 12%, 16%, dan 20% untuk LCwo 24 jamrnLC10o 48 jam. Berdasarkan uji pendahuluan dilakukan uji sesungguhnya denganrnkonsentrasi 0%, 3%, 6%, 9%, 12% 15%, dan 21% dengan masing-masingrnperlakuan terdiri dari 3 ulangan dengan 10 ekor ulat daun kubis (Plutellarnxylostella) ins tar III setiap perlakuan. Dari ana/isis probit bahwa ekstrak biji mahonirn(Swietenia mahngoni facq.) bersifat toksik ringan terhndap ulat daun kubis (Plutellarnxylostella) dengan nilai LCso 24 jam sebesar 2,523 mglml dan LCso 48 jam sebesarrn1,682 mglml. Konsentrasi yang menimbulkan kematian 50% hewan uji selama 24rnjam berada pada konsentrasi 9% - 12% dan selama 48 jam berada pada konsentrasirn6%. [Pemanfaatan Ekstrak Swietenia mahngoni facq. Sebagai Insektisida BotanirnTerhndap Tingkat Mortalitas Plutella xylostella]
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain