SISTEM AUTOMASI PERPUSTAKAAN

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Perbedaan TTMK diperoleh dari percobaan dan model perkiraan beberapa lapangan minyak Indonesia

Konrad, Dorfner - Nama Orang;

Sebagian besar lapangan minyak di Indonesia telah dikategorikan sebagai lapangan tua, karena pengurasanrntahap primer hampir selesai. Maka dari itu teknologi pengurasan tahap lanjut adalah satu satunya pilihanrnuntuk meremajakan lapangan lapangan tua tersebut untuk menaikan perolehan minyak. Injeksi C02 terbaur,rnsalah satu teknologi pengurasan tahap lanjut yang terbukti, dapat diaplikasikan di beberapa lapangan min yakrndi Indonesia yang memenuhi kriteria penyaringan untuk injeksi C02rn• Pekerjaan lab awalnya hams dikerjakanrnuntuk menentukan beberapa parameters yang akan digunakan kalibrasi program reservoar simulasi. Parameterrnterpenting adalah TTMK (tekanan terbaur multi kontak), tekanan ini dapilt digunakan untuk menentukanrnefisiensi pendesakan injeksi C02rn• Diatas TTMK akan lebih effisien dibandingkan dengan dibawah TTMK.rnTTMK yang normalnya dapat ditentukan di laboratorium dengan alat Slim tube. Apabila contoh minyak danrngas tidak tersedia, beberapa korelasi yang didasarkan data empiris lapangan juga tersedia didaftar pus taka danrnpersamaan keadaan untuk memprediksi TTMK. Beberapa ftuida reservoar telah dievaluasi tekanan terbaurrnmulti kontak dengan ketiga metoda diatas. Kemudian, perbedaan dihitung untuk membandingkan hasil darirnuji Slimtube, korelasi dan persamaan keadaan. Empat korelasi seperti NPC (National Petroleum Council),rnCronquist et al, Yellig-Metcalfe, Holm-Yosendal dan satu persamaan keadaan Peng-Robinson (1978) telahrndikerjakan untuk memprediksi TTMK dari 14 reservoar. Seterusnya, TTMK ini juga ditentukan dengan ujirnSlimtube. Kore1asi Holm-Yosendal mempunyai 9 reservoar dan kedua Yellig-Metcalfe mempunyai enamrnreservoar dengan perbedaan dibawah 10% terhadap hasil uji Slim tube. Semen tara metoda yang lain kurangrncocokjuga model persamaan keadaan Peng-Robinson tanpa adanya kalibrasi dengan data lab.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
Scientific contributions oil & gas
No. Panggil
-
Penerbit
: ., 2014
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
2089-3361
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Vol. 37, No. 2, Tahun
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

SISTEM AUTOMASI PERPUSTAKAAN
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?