Text
Optimization of measurement speed for spectral gamma ray and clay mineral identification
Log gamma ray adalah alat yang merekam tingkat radioaktif dari suatu batuan atau formasi yang diukur dalam satuan API unit (America Petroleum Institute). Alat log ini umunya berfungsi untuk menentukan lapisan permeabel dan non-permeabel. Hal ini didasarkan atas fakta bahwa umumnya lapisan non-permeabel cenderung memiliki tingkat radioaktifitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan lapisan permeabel kecuali pada kasus batupasir felspatik. Selain itu, fungsi lain dari alat logging ini adalah menentukan jenis mineral menggunakan data perbandingan antara Thorium dan Pottasium. Percobaan ini menggunakan alat Spectral Gamma Ray (SGR) yang ada di laboratorium routine core Lemigas. Kualitas data hasil pengukuran log gamma ray sangat dipengaruhi oleh kecepatan daro conveyor belt. Berdasarkan hasil percobaan, kecepatan pengukuran sebesar 30 km/jam adalah kecepatan yang optimum untuk mendapatkan kualitas data yang baik dan efisien waktu dengan jumlah data 169 titik/meter. Hasil pengukuran SGR menghasilkan pembacaan uranium, thorium, dan potassium. Kandungan Thorium (Th) dan potassium (K) dibandingkan dan dilakukan crossplot pada grafik Quirein, dimana grafik tersebut dimodifikasi kembali oleh Schlumnerger pada tahun 1985. Dengan menggunakan crossplot ini mampu mengidentifikasi kehadiran mineral Chlorite, Montmorillonite, Kaolinite, Illite, Mixed layer clay, Feldspar, Mica, Glauconite, dll. Pada studi kasus yang dilakukan pada beberapa sumur (A1, A2, A3, A4, A5, A6 dan A7) menunjukkan bahwa hasil crossplot ini memiliki kesesuaian terhadap hasil pengukuran menggunakan XRD.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain