Text
Campur kode bahasa dayak ngaju dan bahasa indonesia pada kicauan twitter remaja di palangkaraya
Tulisan ini merupakan kajian tentang campur kode bahasa indonesia dan bahasa dayak dalam kicauan twitter remaja di kota palangkaraya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk campuran kode yang terdapat dalam kicauan twitter mereka. Untuk menganalisis bentuk-bentuk campuran kode dalam kicauan twitter remaja palangkaraya, digunakan teori campur kode yang mengacu pada pendapat suwito tentang campur kode. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data ada;ah metode simak, kemudian dilanjutkan dengan teknik cata. Tipe-tipe campur kode yang terdapat pada penggunaan campur kode bahasa indonesia dan bahasa dayak ngaju dalam kicauan twitter kalangan remaja di kota palangkaraya diklasifikasikan menjadi empat macam, yaitu: (1) penyisipan unsur-unsur yang berupa kata, (2) penyisipan unsur-unsur berupa frasa, (3) penyisipan unsur-unsur yang berupa klausa, dan (4) penyisipan unsur-unsur yang berwujud idiom. Sementara itu, faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya campur kode pada kicauan twitter remaja di kota palangkaraya dapat diklasifikasikan menjadi: (1) keinginan penutur menunjukkan gengsi/prestise, (2) keinginan penutur untuk membuat lelucon, (3) keinginan penutur untuk menjelaskan sesuatu, (4) ketepatan rasa (makna) dan (5) kurangnya kosakata bahasa dayak ngaju untuk menjelaskan sudut makna.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain