Text
Dampak dari penerapan pajak emisi untuk energi fosil: analisis CGE hibrida untuk Indonesia
Penelitian ini menginvestigasi dampak ekonomi dan lingkungan dari penerapan pajak CO² bahan bakar berbasis karbon dengan menggunakan model CGE yang detil pada disagregasi energi-economi-lingkungan. Hingga saat ini pajak karbon belum diterapkan di Indonesia, namun demikian, instrumen ini telah dipertimbangkan dalam laporan Kementerian Keuangan sebagai salah satu strategi kerangka kerja fiskal untuk sumber dana untuk membiayai rencana kerja Indonesia dalam komitmen untuk menurunkan emisi gas rumah kaca nasional. Kami mengasumsikan bahwa pemerintah menerapkan pajak karbon sebesar Rp. 100, 000 ton CO2e dengan dua skenario revenue-recycling yang memungkinkan: tambahan pendapatan negara yan g diperoleh daripenerapan pajak karbon akan dikompensasi dengan mengurangi pajak penghasilan atau meningkatkan pengeluaran pemerintah. Untuk perbandingan, kami juga menerapkan suatu skenario non-kompensasi dimana tambahan pendapatan daripajak karbon dianggap sebagai budget surplus. Secara keseluruhan, hasilnya menujukkan bahwa pajak karbon dapat menurunkan tingkat emisi nasional, namun menambah beban biaya ke dalam perekonomian sehingga PDB menurun. Terkait dengan distribusi pendapatan, pajak karbon cenderung progresi untuk semua skenario. Namun Jika skenario non-kompensasi diterapkan, pajak karbon cenderung regresi rumah tangga yang miskin menanggung beban pajak karbon lebih tinggi dibandingkan dengan rumah tangga yang kaya.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain