Text
Indeks kesenjangan: sebuah jalan untuk penigkatan kapasitas adaptasi sector air minum terkait perubahan iklim
Perubahan iklim, dapat berpengaruh pada kualitas dan kuantitas sumber daya air. Komunitas pemukiman baik di daerah perkotaan dun pedesaan, memerlukan seperangkat aksi adaptasi mulai dan perencanaan, Implementasi, pengembangan dan evaluasi. Diperlukan integrasi dan sinkronisasi strategi adaptasi, untuk memastikan sumber daya bersama terinvestasikan dengan optimal. Penelitian ini telah dilakukan untuk menemukan langkah -langkah kontekstual, terkait kesenjangan kapasitas adaptasi (yang perlu ditingkatkan) di daerah penelitian. Pendekatan teori adaptasi masyarakat digunakan. untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kondisi rumah tangga, dalam beradaptasi dengan perubahan iklim. Metode penelitian dilakukan dengan membandingkan indikator ideal dan kenyataan di lokasi penelitian. Objek dan kelompok studi dibagi menjadi dua tingkat, yaltu individu dan institusi. Lokasi penelitian berada di dua lokasi: Kota Kupang dan Kota Palembang di Indonesia. Terdapat 3 (tiga) indikator yang memiliki kesenjangan yang tinggi dan 3 (tiga) menengah baik di Palembang dan Kupang. Palembang dan Kupang keduanya harus menghadapi, masalah dalam pengelolaan air di tingkat wilayah atau masyarakat. Palembang perlu memperhatikan pengembangan kearifan lokal, keterlibatan masyarakat, ketersediaan jaringan dan organisasi, serta pengembangan manfaat program. Kupang perlu memperhatikan kesempatan kerja, upaya peningkatan pengetahuan
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain