Text
Konsep kepemimpinan dalam tambo minangkabau
Tambo Minangkabau adalah sebuah karya sastra sejarah, menceritakan sejarah asal usul negeri, adat istiadat negeri Minangkabau juga terdapat puji-pujian kepada Allah SWT, shalawat kepada Nabi Muhammad dan beberapa hal lainnya. Sebagai sebuah karya sastra, dalam tambo terdapat makna yang dapat diangkat dan dijadikan arah/pedoman dalam menjalani kehidupan. Arah atau pedoman yang dimaksud adalah unsur kepemimpinan dalam Tambo Minangkabau yaitu kepemimpinan penghulu pada masa dulu. Penghulu yang dimaksud adalah penghulu yang mengepalai suatu suku, bertanggung jawab dan berkewajiban memelihara anggota kaum, suku dan negerinya. Ada bebarapa pesan moral yang dapat diambil pembaca sebagai penimat karya satra, khusunya generasi muda Minangkabau sebagai pewaris adat dari beberapa kepemimpinan penghulu yang ada dalam cerita Tambo Minangkabau, antara lain dari tokoh Sultan Sri Maharaja Diraja, Cati Bilang Pandai Datuak Suri Dirajo, dan Indo Jati. Melalu analisis struktural, konsep kepemimpinan beberapa penghulu ini dapat diketahui, antara lain bijaksana dan gemar bermufakat. Itulah falsafat masyarakat Minangkabau yaitu kebersamaan, bersama untuk bermufakat dan bersama pula untuk membuat kebijakan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain