Text
Efek Nitrat dan Salinitas terhadap Mikroalgae Air Laut Tetraselmis sp.sebagai Bahan Biodiesel
Efek Nitrat dan Salinitas terhadap Mikroalgae Air Laut Tetraselmis sp.sebagai Bahan Biodiesel. Sumber energi terbarukan perlu diteliti. penelitian untuk mengetahui potensi Tetraselmis sp.untuk biodiesel dilakukan menggunakan Rencangan Acak Lengkap pada 4 perlau. Tetraselmis sp.Mikroalgae dikultur pada medium yang mengandung nitrat dan salinitas pada beberapa formula yaitu 2 mM25% (N 2 S 25), 2Mm35% (N 2 S 35), 15mM 25% (Nm 15 S 25),serta 15 mM35% (Nm 15 S 35). Kandungan asam lemak dari Tetraselmis sp. diuji menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). Hasil menunjukkan pertumbuhan tertinggi terjadi pada kultur N 15 S 35, sedangkan pertumbuhan terendah terjadi pada kulkur N 2 S 25. Kandungan lipid tertinggi ditemukan pada Tetraselmis sp yang dikultur pada medium N 2 S 25 yaitu 34.85%. Hasil penelitian terhadap asam myristic (4.02%), asam palmitic (40.59%), asam palmitoleic (29.06%), asam stearic (0.95%), asam oleic (12.52%), asam gamma-linolenat (2.56%), dan asam arachidonic acid (9.38%). sementara itu pada Tetraselmis sp yang dikultur pada kultur N 2 S 35 terdeteksi 4 jenis asam lemak, yaitu: asam-asam lemak tersebut berpotensi untuk dijadikan bahan pembuatan biodiesel.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain