Text
Struktur dan intergrasi pasar kopi arabika gayo di kabupaten aceh tengah dan benar meriah
Kopi Arabika Gayo merupakan komoditas utama di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah. sebagai besar (86%) produksi kopi diekspor kepasar dunia. selama tahun 2006-2012, pergerakan harga kopi di tingka eksportir mengalami kenaikan sebesar 17,18%, namun di tingkat petani mengalami penurunan sebesar 1,73%. penelitian ini bertujuan menganalisis struktur dan integrasi pasar kopi Arabika Goya. Data yang digunakan merupakan data time series harga bulan kopi selama tahun 2008-2012. Analisis struktur pasar minimum (Minium Efficiency scale/ MES). Analisis integrasi pasar menggunakan model yang telah dikembangkan oleh Ravallion (1986). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi rasio empat perusahan terbesar (CR4) di tingkat eksportir sebesar 71,12% dan terdapat hambatan masuk pasar yang tunjukkan dengan nilai MES sebesar28,53%. Karakteristik struktur pasar menunjukkan bahwa pasar terkonsentrasi dengan tingkat persaingan yang kecil. Struktur pasar yang terbentuk mengarah pada struktur pasar oligopsonistik dan terdapat lembaga pemasaran yang dominan dalam proses penentuan harga yaitu eksportir. Selain itu, analisis integrasi pasar menunjukkan bahwa pasar kopi di tingkat petani tidak terintegrasi baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Hal ini menunjukkan bahwa dalam proses penentuan harga petani cenderung sebagai peneriman harga.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain