Keberadaan Asuransi Bencana di Indonesia sangat penting untuk proses penanggulangan bencana. dalam beberapa tahun terakhir hanya 2,96%dari 64 juta UMKM yang memiliki asuransi bencana . hal ini karena skema asuransi bencana yang ada belum sepenuhnya memenuhi harapan UMKM terkait nilai premi, mekanisme klaim, dan kemampuan keuangan UMKM.
Penelitian ini tentang program pinjaman mikro pemerintah dan usaha mikro , kecil , dan menengah (UMKM) dari berbagai perspektif telah banyak dikaji , namunu masih kurang bukti mengenai dampaknya terhadap tingkat inklusi keuangan UMKM.
Studi ini menilai dampak teknologi informasi dan komunikasi (TIK) terhadap inklusi keuangan di berbagai negara.data panel dari 35 negara berkembang dan negara miskin dari tahun 2009 hingga 2018 di kumpulkan dan dianalisis dengan estimator GMM sistem dua langkah
Makalah ini meneliti kinerja bank-bank regional pasca-IPO (initial publik offering) untuk mencapai tujuan proggram juara regional (regional champion program /RCP) Indonesia dalam hal vabilitas, profibilitas, efisiensi, pendapatan bunga,kamampuan perantara,dan risiko pinjaman .
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai beberapa bukti yang menjelaskan mengapa pengumpulan wakaf tunai aktual jauhu di bawah nilai potensialnya dengan menilai tata kelola wakaf tunai di dua lembaga: penelitian ini bertujuan untuk membandingkan regulasi wakaf tunai dengan standar dan ketentuan tata kelola wakaf tunai di Indonesia.