Keberadaan Asuransi Bencana di Indonesia sangat penting untuk proses penanggulangan bencana. dalam beberapa tahun terakhir hanya 2,96%dari 64 juta UMKM yang memiliki asuransi bencana . hal ini karena skema asuransi bencana yang ada belum sepenuhnya memenuhi harapan UMKM terkait nilai premi, mekanisme klaim, dan kemampuan keuangan UMKM.
Penelitian ini tentang program pinjaman mikro pemerintah dan usaha mikro , kecil , dan menengah (UMKM) dari berbagai perspektif telah banyak dikaji , namunu masih kurang bukti mengenai dampaknya terhadap tingkat inklusi keuangan UMKM.
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dampak liberalisasi terhadap inovasi,kinerja, dan tingkat persaingan bagi pelaku Industri Asuransi di Indonesia berdasarkan data Asuransi dari tahun 2006 hinggga 2018.metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan dukungan data panel.